Yuk, Belajar Bahasa Arab!

Mengapa harus belajar bahasa Arab?
Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan secara luas di planet ini. Bahasa Arab merupakan bahasa utama dari 22 negara, digunakan oleh lebih dari 250 juta orang. Bahasa ini juga merupakan bahasa kedua pada negara-negara Islam karena dianggap sebagai bahasa spiritual Islam - salah satu agama-agama besar dunia (kita membicarakan tentang lebih dari 1 miliar orang!). Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tetap di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).



Alasan lain yaitu bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tertua yang hidup di dunia, dan merupakan bahasa asli dari banyak bahasa, bahkan ada teori yang menyatakan bahwa "bahasa Arab merupakan asal dari bahasa-bahasa" dan mereka yang mengadopsi teori ini berlandaskan pada kenyataan bahwa orang Arab dapat melafalkan suara apapun dalam bahasa manapun di dunia dengan mudah, di lain pihak banyak orang-orang bukan-Arab yang kesulitan mengucapkan beberapa huruf Arab yang tidak terdapat dalam bahasa asli mereka (contohnya huruf dhad tidak digunakan dalam bahasa manapun di dunia, dan bahasa Arab sering disebut sebagai bahasa dhad).

Dalam ribuan tahun, sedikit perubahan terjadi pada bahasa ini, dan bahasa ini selalu sesuai pada setiap jaman, menembus berbagai peradaban yang menggunakannya sebagai bahasa asli mereka. Bahkan, bahasa Arab memiliki pengaruh yang besar dalam sebagian besar bahasa yang ada di masa kini. Mungkin, sumbangan bahasa Arab yang paling jelas pada kemanusiaan adalah angka Arab (0,1,2,,3,...), tanpa menyebutkan bahwa banyak kata-kata Arab yang digunakan oleh banyak bahasa pada saat ini (algoritma, sugar, coffee, kopi, alamat, kabar, dan daftar ini terus berkelanjutan....).

Mengapa bahasa ini tetap hidup lebih dari ratusan tahun sementara bahasa yang lain tidak?

Alasan utama untuk pertanyaan tersebut adalah bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur'an, inilah yang menjaga bahasa Arab menjadi bahasa utama hingga lebih dari 1400 tahun peradaban Islam.

Cara belajar bahasa Arab:
1. Adab dalam menuntut ilmu.
Adab menutut ilmu terkait pentingnya KEINGINAN KUAT & KESUNGGUHAN dalam belajar bahasa Arab. Sebab, seorang yang punya keinginan kuat dan kesungguhan dalam belajar, dia tentu akan mengerahkan segala cara agar bisa bahasa Arab. Misalnya dengan membeli buku-buku, bertanya, membeli kamus, searching internet, dll. Berbeda dengan orang yang tidak punya keinginan kuat dan kesungguhan. 


2. Cara belajar yang efektif.
Mungkinkah seseorang bisa cepat menguasai bahasa Arab jika dia Cuma belajar seminggu sekali. Wallohu a’lam. Sepertinya sangat sulit. Mungkin saja dia bisa bahasa Arab, tapi waktunya sangat lama.
Kalau pingin cepat, ya dia harus belajar setiap hari. Dia harus meluangkan waktu minimal satu jam sehari. Kalau bisa lebih, itu lebih bagus lagi. Dan ini termasuk cara belajar yang efektif. 

3. Memilih buku panduan yang tepat.
Buku yang tepat Terkadang ada orang yang sudah hampir 2 tahun belajar bahasa Arab. Namun, dia belum juga bisa mengerti kaidah dasar bahasa Arab. Apa penyebabnya? Diantaranya karena salah dalam memilih buku panduan. Mestinya dia menggunakan buku yang membahas kaidah secara runtut, namun dia malah menggunakan buku yang isinya lebih mengedepankan percakapan dan memperbanyak kosa kata.

4. Mencari pendamping.
Mungkinkah seseorang bisa menguasai bahasa Arab sendiri dengan membaca sendiri buku-buku kaidah bahasa Arab di rumah, tanpa sedikitpun bertanya dan minta penjelasan dari orang lain? Entahlah. Sepertinya, menurut saya, seseorang tetap butuh adanya pendamping belajar yang bisa membantu dia ketika mendapatkan kesulitan dalam belajar. Sebab dalam pelajaran bahasa Arab, ada beberapa materi yang memang butuh adanya penjelasan dari orang yang sudah bisa. Sangat sulit untuk dipelajari sendiri.
Oleh karena itu, usahkanlah untuk mencari pendamping dalam belajar. Siapa saja orangnya, yang penting dia bisa memberi penjelasan ketika dibutuhkan. Misalnya ustadz di pesantren, di tempat pengajian, redaksi majalah Islam, dll.

Dalam bahasa Arab
Dalam bahasa Indonesia
Mar-haba
Halo
Ahlan-Wa-Sahlan
Selamat datang
Shukran
Terimakasih
Aasif
Maaf
Afwan
Permisi
Kam
Berapa?
Na'am
Ya
La
Tidak
Mabruuk
Selamat
Yamiin
Kanan (arah)
Yasar
Kiri
Ana
Saya
Anta(p) / anti (w)
Anda

Kalimat
Artinya
As-salaam-alaikum
Assalamu'alaikum (keselamatan atasmu (salam dalam Islam)
Kaifa-haluk?
Bagaimana kabarmu?
Kam-is-sa'ah?
Jam berapa sekarang?
Al-hamdu- lillah
Alhamdulillah (sering digunakan sebagai jawaban untuk "bagaimana kabarmu?")
Ma'as-salama
Selamat tinggal



Semoga dengan belajar bahasa Arab tentunya dapat membantu kita untuk lebih mentadaburi makna surat cintaNya serta membantu kita dalam menghafal ayat-ayat suciNya. Amin.

Copas from: http://www.arabion.net/indonesian/#frases and http://pustakalaka.wordpress.com/2011/07/14/cara-cepat-belajar-bahasa-arab/



2 komentar: